Ketika pertama kali kamu melakukan percobaan atau praktikum, pasti sudah terbayang berapa banyak laporan yang harus kita buat. Selain itu,bayang-bayang asisten lab atau asisten dosen yang galak atau perfeksionis membuat kamu tambah tertekan. Sebetulnya, dalam menyusun laporan praktikum terdapat beberapa hal yang harus kita perhatikan, daripada direvisi nantinya. Pada postingan kali ini yang akan dibahas adalah laporan praktikum untuk satu judul dalam modul atau LKS, bukan laporan akhir praktikum. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika kita membuat laporan praktikum :
1. Melakukan praktikum dengan benar sesuai petunjuk yang ada di modul atau lembar kerja praktikum.
2. Penyusunan laporan praktikum diawali halaman utama/cover.
Pada halaman cover jangan lupa untuk mencantumkan judul praktikum,nomor praktikum,nama,NIM,kelas,tanggal praktikum,hari praktikum,jam pelaksanaan praktikum, dan nama asisten lab.
3. Halaman berikutnya setelah cover tergantung kebijakan masing-masing lab. Karena ini bukanlah laporan akhir praktikum, biasanya tidak ada kata pengantar,daftar isi,pendahuluan,dasar teori,dll. Kalau bukan hal-hal yang telah disebutkan di atas maka biasanya halaman ini dan selanjutnya berisi pertanyaan-pertanyaan dan perintah seputar praktikum yang baru saja dilaksanakan.
4. Jawablah dengan TEPAT pertanyaan-pertanyaan dalam penyusunan laporan praktikum. Baca perintah dengan teliti, misal : ....hitunglah persamaan ........
Karena perintahnya adalah hitungan, maka yang ditulis pada lembar itu adalah hitungannya bukan pembahasannya.
5. Grafik dan Gambar
Gambar harus lengkap, keterangan gambar nomor berapa, deskripsi singkatnya. Untuk grafik hampir sama hanya saja dicantumkan judul grafik dan biasanya grafik manual dibuat di milimeter block.
6. Apabila laporan tulis tangan, jangan lupa untuk menggunakan bolpoin jangan pensil. Lebih menarik apabila laporan diberi tinta warna warni, misal dalam gambar dan grafik, ataupun judul-judul.
7. Apabila laporan diketik, jangan lupa untuk mengatur format kertas, margin, font,font size,jangan segan-segan untuk bertanya pada asisten lab jika penjelasan mengenai penyusunan laporan kurang detail.
8. Halaman pembahasan, tulis pembahasan yang telah disepakati dengan asisten lab dan tulis sesuai fakta apa yang terjadi ketika praktikum. Sehingga dari sini dapat dilakukan evaluasi.
Segitu dulu ya, tips membuat lab work reportnya. Ingat di sini lab work report yang disusun merupakan lab work report per praktikum bukan tugas besar ataupun tugas akhir praktikum. Semangat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar